Teliti Sebelum Membeli

Masih banyak diantara kita yang lebih memilih membeli mobil bekas daripada mobil baru. Mobil bekas memiliki kelebihan diantaranya telah dibuktikan oleh pemilik sebelumnya bahwa mobil yang digunakan handal mendukung kegiatan sehari-hari. Sebelum adanya aturan pajak progresif, pembeli mobil bekas biasanya cenderung tidak melakukan balik nama didukung oleh penjual yang dengan suka rela meminjamkan KTP untuk memudahkan perpanjangan STNK pada tahun pajak berikutnya, artinya pembeli mobil bekas terbebas dari Pajak BBN. Untuk membeli mobil bekas tidak diharuskan menggunakan asuransi kerugian tidak seperti pembelian mobil baru khususnya pembelian kredit.

Namun demikian, pembeli mobil bekas tidak serta merta terbebas dari permasalahan teknis pasca pembelian. Setidaknya kita dapat membagi masalah yang muncul menjadi 3 bagian, yakni masalah badan mobil, masalah mesin dan masalah surat-menyurat. Masalah-masalah yang muncul ini juga kadang dapat amat berbeda tingkat keparahannya bergantung apakah dibeli dari pemilik langsung atau diler mobil.

Diler atau pemilik
Keuntungan membeli di diler adalah dipastikannya tidak ada kotoran tersisa sedikitpun di badan mobil, termasuk dipastikan bahwa kendaraan ssudah siap pakai, namun tentu harganya juga telah disesuaikan dengan biaya memperbaiki bagian-bagian yang rusak. Keuntungan membeli di pemilik langsung adalah harganya bisa nego dan mengetahui apa masalah yang terjadi selama digunakan oleh pemilik, namun tentunya pasti akan ada kerusakan-kerusakan yang tidak diketahui oleh penjual atau disembunyikan penjual yang kemudian akan menjadi potensi risiko pembeli.

Masalah badan mobil
Calon pembeli pasti ingin tahu apa saja yang telah terjadi dengan calon mobil yang akan dibelinya, beberapa hal di bawah ini dapat menjadi perhatian:

  1. Ketok-ketok badan mobil perlahan, untuk mengidentifikasi adanya bagian yang sudah pernah penyok dan di dempul.
  2. Periksa bagian bawah mobil untuk mengidentifikasi adanya karat yang sudah mulai menjalar atau bahkan sudah bolong-bolong.
  3. Periksa bagian atap mobil, khususnya di bagian-bagian yang terhubung dengan karet penahan kaca. Seringkali karat bersembunyi di balik karet dan jika hujan air dapat bocor ke dalam ruang mobil.
  4. Periksa talang air pada mobil lama yang berada di atas kaca samping, bukan talang plastik lebar namun talang yang menjadi satu dengan badan mobil, jika sudah tidak lurus rata, kemungkinan bagian itu pernah terbentur atau bahkan mobil pernah terguling, namun bagian itu memang relatif sulit untuk meluruskannya seperti semula.
  5. Periksa bagian bawah dasboard, gunakan senter untuk menerangi bagian atas sehingga nampak jelas tidak ada sisa-sisa lumpur yang mengindikasikan bahwa mobil tersebut pernah terendam banjir.

Masalah mesin mobil
Beberapa hal di bawah ini dapat menjadi perhatian selain hal-hal lain tergantung kepada kondisi yang lebih detil:

  1. Perhatikan suara mesin dari dekat, perhatikan jika ada suara agak kasar yang dapat mengindikasikan bahwa bearing-bearing sudah mulai aus atau bahkan cylinder ring sudah mulai aus terhadap cylinder block.
  2. Perhatikan kestabilan gas ketika dalam kondisi pedal gas tidak diinjak. Jika gas-nya tidak stabil, ada kemungkinan bagian pengapian (untuk bahan bakar bensin) atau bagian bahan bakar sedang bermasalah. Sebaiknya bagian karburator atau injeksi disetel ulang ketika membeli dari pemilik langsung, atau jika perlu bawa ke spesialis karburator.
  3. Perhatikan asap buangan, jika bahan bakar bensin dan terdapat asap putih maka kemungkinan air pendingin sudah merembes ke ruang bakar dan terbuang ke asap buangan. Jika asap hitam maka kemungkinan olie sudah merembes ke ruang bakar termasuk jika cylinder ring sudah mulai aus.
  4. Perhatikan air radiator setelah dijalankan beberapa lama, jika air berkurang pertanda bahwa telah terjadi kebocoran di bagian pendinginan.
  5. Perhatikan alat pengukur suhu di dashboard, biasanya jarum penanda pada mesin normal tidak akan melebihi separuh dari ukuran maksimal. Jika beberapa lama setelah dijalankan ternyata suhu bertambah melewati batas separuh, hal ini mengindikasikan bahwa terjadi masalah pada sistem pendinginan, bisa jadi radiator sudah mampet dan harus dibawa ke spesialis radiator untuk dibersihkan, atau terdapat kebocoran pada sistem pendinginan, atau pompa air macet, atau thermostat pengatur aktivasi aliran air ke mesin tidak berfungsi.
  6. Perhatikan warna olie mesin setelah mesin dimatikan, jika olie berwarna putih atau berbusa, maka kemungkinan air radiator sudah merembes ke ruang olie pelumas.
  7. Sebelum menerima sepenuhnya kendaraan, coba ganti olie mesin, transmisi dan gardan dengan olie baru, untuk memastikan tidak digunakannya bahan-bahan yang membuat seolah-olah mesin bersuara halus padahal olie yang lama sudah diganti dengan olie kental atau bahan campuran lainnya.

Masalah surat menyurat
Beberapa hal di bawah ini dapat menjadi perhatian:

  1. Beberapa propinsi telah dapat menggunakan sms ke 1717 memastikan status keabsahan kendaraan.
  2. Pastikan bahwa STNK adalah asli (warna krem dengan logo mengkilat), bukan warna putih yang mengindikasikan bahwa STNK tersebut adalah tanda bukti tagihan dan pajak belum di bayar.

Saya yakin masih ada hal lain yang perlu dilengkapi berdasarkan pengalaman-pengalaman pembaca yang budiman, jika ada yang perlu ditambahkan dan perlu disampaikan kepada calon pembeli mobil, kiranya pembaca dapat menuliskan komentar pada bagian bawah posting ini.

Semoga bermanfaat (abharto/112013)

Leave a Reply