5 October

Ditulis di Ekspresi | Tidak Ada Komentar

Juru Ledak vs Juru Ledek

Juru Ledak adalah sebutan keahlian bagi seseorang yang telah memiliki kemampuan mengelola dan atau mengerjakan pekerjaan peledakan menggunakan bahan peledak. Juru ledak ini dapat kita temui pada beberapa area pekerjaan yang memerlukan kegiatan peledakan, misalnya untuk pekerjaan peledakan merobohkan gedung atau jembatan yang akan dimusnahkan, atau pekerjaan peledakan batu keras di pertambangan, dan lain sebagainya. Juru ledak secara resmi memiliki tingkat dan melalui proses sertifikasi untuk mendapatkannya. Dari sini kita tahu bahwa Juru Ledak memang ada dan bukan hanya istilah fiksi, setuju?

Juru ledek justru merupakan sejenis gelar honoris causa, namun hal ini diberikan oleh sekelompok orang yang memiliki suatu ikatan dalam keberagaman sehingga koloni orang-orang ini dapat berinteraksi satu dengan yang lain dan kemudian karena karakter meledek yang ditonjolkan oleh seseorang sehingga orang itu diberi julukan juru ledek.

Tidak ada kaitan langsung antara juru ledak dengan juru ledek, namun karena kedekatan kesamaan susunan hurufnya sehingga hal in menarik untuk dibahas, menurut saya. Juru ledak dapat dijuluki sebagai sekaligus juru ledek karena karakter meledeknya, namun juru ledek tidak mudah untuk bisa menjadi juru ledak kecuali telah lolos dalam ujian sertifikasi sesuai tingkatannya. Artinya, menjadi juru ledek relatif lebih mudah dibandingkan menjadi juru ledak.

Bahan peledak merupakan bahan berisiko tinggi dan karena dampak ledakannya yang dahsyat, gudang bahan peledak harus dijaga oleh personil militer bersenjata api. Setiap transaksi keluar masuk bahan peledak dari gudang mendapatkan pengawasan yang ketat agar tidak terjadi penyalahgunaan bahan. Sedangkan bahan ledekan amat mudah didapat, dimulai dari percakapan sehari-hari, media sosial, acara-acara komedi, hingga kata-kata yang keluar dari mulut seseorang yang sedang dilanda emosi.

Untuk menjadi juru ledek, diperlukan usia dewasa yang telah dianggap mampu untuk berfikir serius karena pekerjaannya. Setidaknya seorang juru ledak adalah seorang karyawan atau pegawai instansi pemerintah yang telah lulus seleksi. Usianya minimal adalah dewasa dan maksimal adalah sebelum usia pensiun. Menjadi juru ledek memiliki rentang usia yang lebih lebar, yakni antara ketika juru ledek telah bisa berbicara dan tidak perlu menggunakan otak, hingga otaknya telah lumpuh menjadi seorang yang pikun dan atau organ bicaranya sudah tidak berfungsi lagi alias bisu.

Untuk melihat apakah seseorang itu adalah seorang juru ledak, tinggal melihat sebentuk kertas sertifikat yang dimilikinya. Namun untuk melihat apakah seseorang itu adalah juru ledek, amatlah tidak mudah kecuali dengan mengamati reaksinya terhadap sesuatu yang dihadapinya. Berikut adalah beberapa kondisi yang dapat kita uji dan reaksi seorang juru ledek (JL):

Kondisi: Teman rugi dalam usaha
JL: Ah, dia memang bego koq, gitu aja gak bisa

Kondisi: Teman berhasil dalam usaha
JL: Ah, gituan mah kecil, semua orang bisa. Kalopun sulit, mungkin dia piara tuyul

Kondisi: Teman bercerai dengan pasangannya
JL: Untung mereka bercerai, kenapa gak dari dulu ya? Mustinya mereka ga jadi nikah

Kondisi: Teman menikah dengan pasangannya
JL: Bagai surga dan neraka, sang istri adalah surga bagi suaminya, sebaliknya sang suami adalah neraka bagi istrinya

Kondisi: Parpolnya menang
JL: Makanya ikutan parpol gua, hidup mati tetap setia

Kondisi: Parpolnya kalah
JL: Ah, orang-orang sini bego-bego, milih parpol gak berkualitas

Kondisi: Taruhan buntutnya menang
JL: Kalau sudah rejeki gak akan kemana

Kondisi: Taruhan buntutnya kalah
JL: Dimana-mana bandar selalu menang, mana ada bandar kalah

Kondisi: Tidak mendapatkan job yang rumit
JL: Biarin dia yang ngerjain, yang begituan mah bukan urusan gua

Kondisi: Mendapatkan job yang rumit
JL: Selalu gua yang dikasih yang beginian, jadi korban melulu tiap hari

Dan masih banyak yang lain, intinya adalah ketika kita berhadapan dengan seorang juru ledek, selalu ada jawaban meski selalu negatif, menyudutkan, mengecilkan, memvonis, mengisolasi, meludahi kondisi orang lain yang tidak memihaknya. Satu kondisi yang tidak akan diledek oleh juru ledek adalah jika kondisi itu berada dipihak yang menguntungkannya. So, apakah Anda adalah seorang juru ledek? Ujilah dengan beberapa pola pertanyaan kondisi di atas. Jika jawabannya mirip, maka mungkin Anda telah diangkat secara eksplisit maupun menjadi topik pembicaraan calon-calon juru ledek yang lain yang ketularan di belakang Anda, waspadalah!

Semoga bermanfaat. (abharto/102014)

Tinggalkan Pesan

Anda harus logged in untuk mengirim pesan.

Agus Budi Harto - Copyright © 2012 | All rights reserved.