12 May

Ditulis di Ekspresi | Comments Off on Bertahan di Permukaan Air

Bertahan di Permukaan Air

Tenang, datar, lurus saat tiada angin
Kaca atau permukaan air tak dapat dibedakan
Keduanya hening, bening jernih
Kaca hakekatnya permukaan air yang tak terganggu

Permukaan air adalah batas dua alam berbeda
Di atas tempat mahkluk berparu-paru
Di bawah tempat makhluk berinsang
Berbeda meski keduanya menghirup udara

Hanya katak yang dapat hidup di keduanya
Katak dapat menghirup udara di atas atau di dalam air
Namun tidak dengan selainnya
Hanya boleh memilih di atas atau di bawahnya

Bertahan di bawah permukaan air wajib bagi makhluk air
Hidup di atas nya berarti mati
Hidup di bawahnya berarti hidup itu sendiri
Tak bisa saling dipertukarkan

Bertahan di atas permukaan air wajib bagi manusia
Hidup di bawah nya berarti mati jika tanpa usaha
Hidup di atas air berarti hidup secara normal
Tak bisa saling dipertukarkan

Berenang memerlukan usaha
Tanpa bergerak maka tubuh akan tenggelam
Bergerak sedikit berarti tersedak
Berusaha banyak baru bisa hidup layak

Hidup itu bagaikan bertahan di permukaan air
Tinggal diam berarti mati tenggelam
Bergerak sedikit akan tersedak berbagai masalah
Bergerak banyak baru bisa move-on

Hidup tanpa bergerak harus mempunyai sampan
Memiliki sampan harus membuat atau membeli
Bukan menunggu hingga bantuan datang
Jangankan lama lima menitpun kita tumbang

Membuat sampan tidak bisa sambil berenang
Membuat sampan haruslah di daratan
Jangankan berenang ke daratan
Untuk bertahan saja hanya cukup untuk minum air

Lalu mengapa ada sampan
Mengapa ada lautan dan danau
Mengapa ada berbagai macam alam
Untuk apa diciptakan beragam

Bertahan di permukaan adalah hakekat hidup
Mari bertahan dengan bergerak
Jangan biarkan air menenggelamkan
Lalu kita mati tanda kalah berjuang

Hidup tidak bisa memilih
Di alam di atas air atau di bawah air
Tidak pula kita bisa berdemo tanda tak setuju
Di permukaan air kita harus bertahan

Sang Pencipta telah menakdirkan kita
Tidak setiap daun jatuh melainkan dengan ijin-Nya
Yakinlah bahwa gerakan kita akan dihitung
Lalu dikalikan berlipat sebagai untung

Suatu saat kita akan diminta pertanggungjawaban
Berapa jumlah gerakan yang kita lakukan
Kemana arah gerakan kita dan untuk apa
Dan seberapa besar yang bisa dibagikan untuk mahkluk lain

Ya, bergerak sendiri tidaklah cukup
Karena itu hanya dagang balik modal
Berenang sendiri tidaklah cukup
Karena akan kembali tanpa membawa untung

Sudahkah kita berpikir untuk bertahan bersama-sama
Bergandeng tangan membuat bentuk mengapung
Semakin banyak bergandeng tangan
Semakin mudah kita untuk bertahan

Tidaklah cukup jika hanya untuk mengapung
Ajaklah teman saudara dan kerabat
Membentuk mengapung hingga berujung darat
Lalu membuat sampan berlipat

Hanya dengan bersama kita bisa bertahan
Biarkan satu dua berbeda pendapat
Akhirnya pun dia akan sendirian tenggelam
Atau kembali dengan sesal mendalam

Mari bersama membangun negeri
Agar anak cucu tak menderita seperti kita dulu
Agar tak mudah penjajah datang menjarah
Agar kita tak kembali hina

Jauhkanlah hati dari rasa iri dengki dendam
Dekatkanlah dengan rasa haru membangun negeri
Membentuk alunan nada yang indah
Bangsa asing pun ikut bernyanyi merdu

Mari bertahan di permukaan. (abharto/052015)

Comments are closed.

Agus Budi Harto - Copyright © 2012 | All rights reserved.